Minggu, 08 April 2012

apa itu bahasa pemograman ?

Bahasa Pemrograman yang akan Anda pelajari adalah Java, yang relatif masih baru
14
(Sun   merilis   versi   pertama   pada   bulan   mei   1995).   Java   merupakan   contoh   bahasa
tingkat tinggi; bahasa tingkat tinggi lainnya yang mungkin pernah Anda dengar adalah
pascal, C, C++, dan FORTRAN.
Seperti yang Anda duga selain Bahasa Tingkat Tinggi ada juga Bahasa Tingkat Rendah.
Kadang­kadang dikenal juga dengan bahasa mesin atau bahasa asembly. Dengan kata
lain   komputer   hanya   dapat   mengeksekusi   program   dalam   bahasa   tingkat   rendah.
Sehingga   program   yang   ditulis   menggunakan   bahasa   tingkat   harus   diterjemahkan
terlebih dahulu sebelum dapat di Jalankan. Terjemahan ini akan memakan waktu dan
itulah sedikit kekurangan dari bahasa tingkat tinggi.
Akan   tetapi   keuntungannya   sangat   banyak,   pertama,   sangatlah   mudah   membuat
program dengan bahasa tingkat tinggi, mudah dalam arti program dapat dibuat dalam
waktu  singkat,  cepat dan mudah  dibaca dan mudah untuk  dikoreksi.  Kedua, bahasa
tingkat tinggi bersifat portable, yang berarti bahwa bahasa tingkat tinggi dapat berjalan
diberbagai komputer yang berbeda   dengan sedikit ataupun tanpa modifikasi. Bahasa
tingkat rendah hanya dapat berjalan pada satu macam komputer saja dan harus ditulis
ulang jika dijalankan pada komputer lainnya.
Dengan   beberapa   keuntungan   ini,   hampir   semua   program   yang   ditulis   dengan
menggunakan   bahasa   tingkat   tinggi.   Bahasa   tingkat   rendah   hanya   digunakan   untuk
aplikasi tertentu saja. Ada dua cara dalam menterjemahkan program;   diterjemahkan
(intrepeter)   atau   di   compile.   Penterjemah   (intrepeter)   adalah   sebuah   program   yang
membaca  program   tingkat  tinggi  dan  menerjemahkan   perintahnya.  Sebagai  efeknya,
program diterjemahkan per baris. Secara berurutan membaca baris dan melaksanakan
perintahnya.
15
Compiler   adalah   sebuah   program   yang   membaca   suatu   bahasa   tingkat   tinggi   dan
menterjemahkan   semua   sekaligus   sebelum   mengeksekusi   perintah.   Biasanya   Anda
sering   membuat program secara terpisah lalu mengeksekusi kodenya diakhir. Dalam
kasus   ini   program   tingkat   tinggi   dinamakan   source   code   dan   terjemahan   program
dinamakan object code atau executable.
Sebagai   contoh   sekiranya   Anda   menulis   program   dalam   bahasa   C.   Anda   mungkin
menggunakan teks editor untuk menulis program (teks editor adalah editor sederhana).
Ketika program selesai, Anda mungkin menyimpannya dalam sebuah file dengan nama
program.c, dimana “program” adalah nama file. Dan akhiran .c adalah convensi yang
menandai kode program dalam bahasa C.
Lalu,   berdasarkan   programming   environment   yang   Anda   sukai,   Anda   bisa
meninggalkan   text   editor   dan   menjalankan   compilernya.   Compiler   akan   membaca
source code anda, menterjemahkannya, dan membuat file baru yang bernama program.o
yang berisi kode objek atau program.exe yang executable.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar